Kamis, 28 Maret 2019

Mengenal Sistem Saraf Pada Otak dan Bagian-bagiannya


Dalam berbagai aktivitas yang kita lakukan, kita didukung dengan adanya kerja dari sistem saraf dalam tubuh. Lalu, dimanakah sistem saraf itu? Ada dua jenis sistem saraf yang kita kenal, yaitu sistem saraf pada otak dan sistem saraf pada sumsum tulang belakang. Sistem saraf ini disebut juga dengan sistem saraf pusat yang memiliki fungsi dalam melakukan pengaturan terhadap berbagai aktivitas kita mulai dari tidur hingga bernafas. Bahkan detak jantung dan suhu tubuh membutuhkan peran sistem saraf agar dapat bekerja dengan normal. Sebelum kita bahas bagaimana agar sistem saraf kita tetap sehat, maka sebaiknya kita kenal baik-baik terlebih dahulu bagian, serta fungsi dari sistem saraf ini terutama yang terletak di bagian otak. Sistem saraf pada otak ini dinamakan sistem saraf pusat dimana tak hanya meliputi otak saja, namun juga sumusm tulang belakang.

Sistem Saraf Pada Otak

Secara garis besar berikut ini adalah beberapa bagian dari sistem saraf pusat dan apa saja fungsi dari masing-masing bagiannya. Fungsi umum dari sistem saraf diantaranya adalah mengatur berbagai aktivitas seperti adanya kontraksi pada otot serta beberapa aktivitas terkait gerakan maupun keseimbangan. Kerja bagian tubuh haruslah seimbang agar dapat menjalankan fungsinya masing-masing dengan baik. Begitu juga dengan sistem saraf kita. Apalagi fungsi dari sistem saraf ini sangatlah penting. Belum lagi letaknya yang melewati otak dan sumsum tulang belakang yang merupakan sama-sama bagian tubuh yang cukup lunak dan rentan mengalami gangguan jika tidak dijaga dengan baik. Kedua bagian ini makanya memiliki bagian yang berguna sebagai pelindung terutama sistem saraf pusat pada bagian otak. Setidaknya ada 3 lapisan membran meninges yang masing-masing bentuk dan fungsinya berbeda. 

Lapisan ini terbagian menjadi tiga yaitu lapisan paling dalam, tengah, dan juga lapisan paling luar yang merupakan lapisan yang menempel dengan bagian tengkorak kita. Sedangkan untuk bagian lainnya memiliki bentuk yang berbeda-beda. Dalam sistem saraf manusia sebenarnya bagiannya hampir sama entah itu sistem saraf pusat muapun saraf tepi. Pada dasarnya, sistem saraf terdiri dari beberapa bagian berikut ini. Pertama ada yang namanya sel saraf atau Neuron. Nah, sel saraf ini dinbagi lagi menjadi tiga yaitu neuron motorik, neuron sensorik, dan neuron konektor. 

Lebih jelasnya, mari kita simak informais mengenai ketiga jenis neuron ini. Jika Neuron Motorik merupakan jenis neuron yang memiliki bagian dendrit yang pendek namun aksonnya panjang, maka beda halnya dengan neuron sensorik. Neuron sensorik ini memiliki badan sel yang letaknya bergerombol. Berbanding terbailik dengan Neuron Motorik yang dendritnya pendek, Neuron yang satu ini justru memiliki dendrit yang panjang. Sedangkan Neuron Konektor merupakan Neuron yang sering  ditemukan di bagian sistem saraf di sumsum tulang belakang. Semua bagian dari sistem saraf ini perannya sangatlah penting, sehingga perlu dijaga kesehatannya dengan baik. Ada kalanya sistem saraf ini mengalami kelainan maupun terserang penyakit.

 Penyakit yang terkadang menyerang sistem saraf diantaranya adalah Epilepsi dan Alzheimer. Sedangkan masalah lainnya bisa saja muncul jika asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sistem saraf ini belum terpenuhi. Jika anda tidak ingin mengalami hal tersebut, tentunya anda harus bisa menjada kesehatan sistem saraf dengan beberapa cara di bawah ini.

Pertama, adalah dengan cara menerapkan pola hidup yang sehat. Seperti pakah pola hidup sehat itu? Artinya anda harus mengkonsumsi makanan bergizi yang mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu menghindari makanan yang tidak sehat juga sebaiknya mulai anda lakukan. Salah satu contohnya adalah dengan tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan yang tidak baik bagi kesehatan tubuh. Jika makanan yang anda konsumsi masih kurang memenuhi kebutuhan vitamin B kompleks dalam tubuh, maka sebaiknya anda gunakan suplemen vitamin. Ada banyak produk suplemen vitamin yang bisa anda temukan di pasaran bukan? namun, anda hanya memerlukan suplemen vitamin B kompleks yang bisa anda percaya, seperti Neurobion misalnya. Suplemen yang satu ini dapat ditemukan di berbagai mini market maupun toko obat. 

Namun, sama halnya dengan obat lain, jika ingin mengkonsumsi obatnya, maka anda harus memperhatikan baik-baik mengenai indikasi, dosis, maupun hal yang menyangkut obat tersebut. Mengkonsumsi suplemen dengan dosis yang tepat tentu sangat penting karena masalah yang dihadapi orang berbeda-beda. Ada beberapa produk juga yang di tawarkan oleh Neurobion ini yang dibuat sesuai dengan kebutuhan konsumen. Contohnya saja Neurobion putih yang baik untuk saraf anda. jenis suplemen yang satu ini cocok bagi anda yang ingin mencegah kelainan muapun penyakit pada saraf. Sedangkan untuk Neurobion Forte ini akan membantu menghindarkan anda dari kerusakan saraf. Perbedaan keduanya dapat anda buktikan langsung jika mau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar