Rabu, 20 Maret 2019

4 Tips Penjualan keluar negeri via ecommerce


4 Tips Penjualan keluar negeri via ecommerce. Omzet pada jual beli online menggunakan e-Commerce keluar negeri diperkirakan meningkat 3 kali lipat, dengan potensi 130 juta calon pembeli mencatatkan omzet sebesar US% 307 miliar. Angka tersebut berasal dari AS, Inggris, China, Jerman, dan Australia. Meskipun pasarnya sempit, namun pembeli dari lintas negara adalah pasar yang sangat potensial, karena pembeli dari luar negeri akan mengahabiskan uangnya dua kali lebih banyak dibanding belanja dalam negeri.

Baca juga Artikel Lain di : https://www.blogger.com/

penjualan keluar negri via ecommerce 

Di sisi lain, masih saja ada pebisnis yang merasa ragu untuk mulai menjual produk-produknya ke luar negeri. Pemilik usaha atau pebisnis tersebut mungkin masih bingung bagaimana caranya untuk memasarkan produknya ke luar negeri karena banyaknya kerumitan.

Namun kini Anda tidak perlu khawatir. Melakukan penjualan keluar negri via ecommerce  makin mudah. Anda semua pasti tahu e-Commerce telah memudahkan para pedagang meraih pasar geografis baru tanpa harus menginjakkan kaki kesempatan tersebut atau sampai membuka toko di daerah tersebut. Demikian juga, dengan website dapat mempermudah pengusaha kecil untuk melayani permintaan konsumen. 

Saat ini untuk memperluas bisnis sampai keluar negeri bukanlah suatu hal yang mustahil, berikut ini merupakan tips-tips untuk pengusa kecil agar bisa merangkul pasar yang lebih besar sampai ke luar negeri

Mengetahui Kegiatan dan Jadwal libur di Negara yang Menjadi Target Pasar

Banyak usaha kecil untuk memenuhi kebutuhan konsumen lebih spesifik. Bayangkan bila Anda jual alat pendaki es di musim dingin, atau menjual peralatan surfing di musim panas. Terdengar seperti penjual musiman, namun sebenarnya tidak. Karena penjualan keluar negri via ecommerce ke belahan bumi utara sedang musim dingin, maka di bagian selatan musim panas. Manfaatkan dengan baik peluang perbedaan iklim, hari libur, budaya, dan juga kebiasan warga negara tersebut dengan negara-negara lain. 

Membuat Aplikasi Mobile

Di seluruh dunia, saat ini transaksi dari e-Commerce yang berbasis mobile melalui smartphone dan juga perangkat tablet sudah berkembang dengan pesat, dan diharapkan dapat melampaui transaksi berbasis laptop desktop.

Penjualan keluar negri via ecommerce berbasis seluler di pasar luar negeri tumbuh cepat daripada pasar AS. Tahun 2018, 72 juta konsumen dari Inggris, China, Australia, Jerman dan Brazil kemungkinan besar memakai perangkat mobile saat melakukan pembelian lintas negara.

Pengiriman Gratis

Hasil dari penelitian terbaru menyatakan bahwa biaya pengiriman menjadi salah satu faktor penting dari keputusan konsumen saat belanja online lintas negara. Hasil data dalam 12 bulan terakhir lebih dari setengah pembeli melaporkan yakni biaya pengiriman mencegah melakukan pembelian dari negara lain.

Dan dari setengah semua pembeli online mengatakan penjualan keluar negri via ecommerce dengan pengiriman gratis membuat mereka cenderung membeli dari negara lain, dan setengah lainnya dari yang disurvei mengatakan ongkos kirim gratis untuk barang kembali ialah suatu keharusan.

Kepercayaan Konsumen

Keamanan tetaplah menjadi perhatian utama untuk calon pembeli dan suatu hambatan utama perdagangan lintas negara. 7 dari 10 pembeli menyatakan takut akan pencurian identitas, dan penipuan adalah hal yang sangat dikhawatirkan. Sedangkan 9 dari 10 calon pembeli ingin mendapatkan perlindungan pembeli.

Calon pembeli ingin memakai alat pembayaran yang dapat dipercaya, diakui dan aman dan pembeli tidak memerlukan untuk berbagi informasi keuangan yang sensitif dengan Anda secara langsung. Maka hal tersebut bisa meningkatkan kepercayaan konsumen pada Anda.
Dengan demikian, apabila Anda dapat mengikuti tips di atas diharapkan penjualan keluar negri via ecommerce dapat meningkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar