Kamis, 18 April 2019

Kenali Warehouse Management System Lebih Jauh

Kenali Warehouse Management System Lebih Jauh - Banyak orang yang memiliki bisnis tapi belum mengenal sistem yang ada di dalamnya. Bahkan mereka lebih mengutamakan hal-hal yang kurang penting dalam bisnis tersebut. Padahal sistem yang utama warehouse sistem harus dipelajari terlebih dulu sebelum terjun lebih jauh dalam mengelola bisnis.

Warehouse Management System
Apa WMS Itu?

Receiving, Packing, hingga Shipping dapat dikontrol dengan sangat baik dengan sistem ini. Warehouse Management System sebenarnya supply chain management. Penggunaan WMS ini bisa untuk mengetahui lokasi penyimpanan barang berdasar jumlah, tanggal, dan jenis barang. Sehingga area penyimpanan di gudang-gudang bisa dipakai secara optimal dan memudahkan semua stok barang.

Cara Pengaturan Barang di WMS

Agar bisa mengatur kondisi barang dengan baik maka Anda harus tahu konsep yang bisa dipakai dalam Warehouse Management System. Konsep tersebut akan bisa mengatur setiap barang sehingga tidak ada kerugian seperti masa kadaluarsa.
Konsep WMS

1. FIFO (First In First Out)
Barang yang pertama kali masuk merupakan barang yang pertama kali keluar.
2. LIFO (Last In First Out)
Barang yang paling akhir masuk merupakan barang yang pertama keluar
3. FEFO (First Expired First Out)
Barang yang memiliki masa kadarluarsa lebih dulu itulah barang yang harus dikeluarkan terlebih dahulu.

Manfaat Penggunaan WMS
  • Mempercepat proses Lead Time, hal ini akan berperngaruh besar pada proses manufacturing dan pengiriman ke customer
  • Mengetahui seluruh proses transaksi yang terjadi pada gudang dan stok tiap barang dengan cepat, akurat dan realtime
  • Dapat menghitung waktu tiap proses lead time yang berpengaruh dalam hitungan produktivitas gudang dan upaya peningkatanya.
  • Mengatur tatal letak penyimpanan barang secara optional
  • Mempermudah perhitungan persedian barang secara berkala
  • Dapat melacak persediaan barang secara cepat dan akurat di setiap kokasi dan site.
Item Management

Berguna mengatur tiap barang sehingga dapat mempermudah informasi penempatan barang ke area gudang proses dan pengeluaran barang.

Integrasi dengan Barcode

System harus bisa terintegrasi dengan barcode secanner sehingga bisa membaca identitas di setiap barang secara cepat dan akurat. Dengan integrasi barcode scanner ke dalam Warehouse Maganement System bisa membantu pengurangan dan penambahan stok secara realtime.
Floating Location System
Anda akan lebih mudah menempatkan barang di mana saja asal lokasi tersebut di-update dalam sistem. Floating Location System ini bisa memudahkan dalam menempatkan barang di lokasi yang berbeda-beda sekalipun. Gudang yang masih menggunakan cara ini yakni gudang yang modern dan computer-base. 

Gridding System

Suatu warehouse yang baik harus mempunyai grid lokasi-lokasi didalam gudang yang telah dipetakan untuk penempatan barang-barang. Gridding system yang baik adalah membagi gudang  seperti papan catur. Dakan tiap grid memiliki ukuran kuran 3 m x 3 m. Tiap grid dibagi lagi menjadi 3 bagian grid contoh X, Y, Z.

Cross Docking

Sistem distribusi dimana barang dagangan diterima di warehouse atau di distribution center tanpa di simpan lagi tapi langsung disiapkan untuk pengiriman selanjutnya.


Demikian pengenalan singkat mengenai Warehouse Management System, jika perusahaan Anda membutuhkan WMS ini, Anda bisa melihat dulu fitur WMS yang kami miliki. Lakukan pengecekan secara berkala dan lakukan kontrol secara akurat agar jumlah barang yang ada di gudang bisa diketahui dengan mudah. Anda bisa meminta satu orang karyawan untuk melakukan hal ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar