Minggu, 08 September 2019

Ini Dia 5 Teknologi Baru di Industri Real Estate Komersial



Industri real estate lebih bertahan terhadap perubahan teknologi daripada industri lain, namun dewasa ini ternyata teknologi bisa membantu sebuh perusahaan untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak Berkembangnya tren digital hari ini seolah sudah menjamur ke segala sisi.

Gaya hidup manusia pun lambat laun berubah menjadi lebih praktis dan efisien.Hingga akhirnya aktivitas yang semula bersifat konvensional digantikan dengan serba online Munculnya mobile applications hingga kini sudah memberikan banyak pengaruh terhadap cara manusia menjalankan kehidupan.

Dalam kegiatan ekonomi, hadirnya beberapa situs belanja online, portal properti, situs reservasi tiket pesawat dan masih banyak lagi, juga menjadi segelintir bukti yang menunjukkan bagaimana masyarakat sangat membutuhkan teknologi Mobile Industri teknologi pun paling berperan dalam mengubah wajah industri properti sepuluh tahun terakhir.

Pulung Prahasto, selaku Direktur Pemasaran PT Adhi Persada Properti mengatakan, “Tak mau ketinggalan dalam perkembangan teknologi ini, kami merilis APP Smart Properti Tools yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen, khsusunya kemudahan bagi sales kami untuk berinteraksi dengan konsumen.”

Satu hal menarik dengan adanya mobile apps ini, APP mengajak semua elemen masyarakat untuk bisa menjadi agen properti dari apartemen baru yang dimiliki APP. Seperti Apartemen Taman Melati Dinoyo, Grand Taman Melati 2 Margonda dan Grand Dhika City Jatiwarna.

Corporate GM Sales & Marketing PT Adhi Persada Properti, Happy Murdianto mengatakan, “Aplikasi yang bisa diunduh secara gratis di Google Play Store ini menyediakan beberapa layanan antara lain Buy NUP online, Booking Online, Check Availability Unit Online, Real Time Update Harga, Create Payment Illustrations, serta Check Commission Progress.”
Berikut ulasannya melansir Lamudi.

Internet of things (IoT)

Internet of Things adalah konsep pemanfaatan dari koneksi internet yang tersambung terus-menerus. Konsep ini sekarang mulai diterapkan pada rumah tinggal seperti sensor cerdas dan aplikasi terintegrasi. Di masa depan bahkan jika sebuah rumah memiliki masalah, maka penghuni hanya perlu untuk mengirimkan sinyal pemberitahuan sehingga tidak perlu repot-repot memanggil teknisi.

Analisis prediktif

Kini para investor dapat memprediksi apa yang akan terjadi pada bisnis real estate kedepannya. Dengan analisis prediktif, para profesional real estate dapat dengan bijak memutuskan investasi apa yang akan mereka ambil berikutnya. Menganalisis berbagai informasi baik tren kerja, pola demografi, dan biaya modal broker tentu akan memberi banyak keuntungan.

Perbandingan pasar secara real-time

Compstak adalah pelopor teknologi ini. Melalui teknologi real-time, investor bisa dengan mudah melacak pesaing bisnis poker uang asli, mengetahui aset yang belum diketahui, memperoleh laporan pasar, dan tren bisnis masa depan.

Jaringan untuk ruang kantor

Jika dulu penggunaan ruang kantor seringkali tidak efisien misalnya karena kantor hanya memiliki sedikit karyawan tetapi harus tetap menyewa ruang secara penuh, maka kini ada opsi baru yang memungkinkan individu terhubung dengan jaringan penyedia ruang kantor yang fleksibel. Jadi, meskipun sebuah kantor hanya beranggotakan 2 orang, mereka tetap bisa menyewa rung kerja per jam atau per minggu. Solusi ini dinilai menguntungkan kedua belah pihak baik penyewa maupun yang menyewakan.

“Kami menerima banyak sekali permintaan dari individu yang mencari ruang kantor disewakan hanya untuk 2 atau 3 orang setiap harinya,” ucap Direktur portal properti Lamudi Mart Polman.
Permintaan untuk ruang kantor yang fleksibel, temporer, dan murah memang terus mengalami kenaikan dan perusahaan seperti Lamudi dengan senang hati menerima kemajuan teknologi akan ruang kantor yang dinamis ini.

Mesin pembelajaran

Kecerdasan buatan (mesin) yang mampu memberikan data atau ramalan bisnis dengan cepat tentu akan membantu seluruh proses penjualan. Agent yang berpengalaman akan memiliki data secara mudah untuk membuat asumsi mengenai klien dan pasar. Sehingga mereka bisa tahu kapan waktu terbaik untuk menghubungi customer mereka baik melalui email atau telepon.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar