Rabu, 30 Oktober 2019

Green Pramuka City bekerja sama dengan BNN Indonesia


Sebagai warga Indonesia yang selalu taat dan patuh terhadap peraturan yang ada membuat kita pun harus bisa menerapkannya pada kehidupan sehari hari. Tidak hanya penerapan tetapi harus bisa berbagi atau sharing dengan para kerabat agar peraturan dari Pemerintah Indonesia bisa diterapkan untuk seluruh penduduk yang ada. Salah satunya adalah menaati untuk tidak menggunakan bahan haram atau Narkotika dalam kehidupan sehari hari. 


Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional atau BNN yang bekerja sama dengan Lipi diketahui bahwa prevalensi penyalahgunaan narkoba pada sekelompok pelajar dan juga mahasiswa kurang lebih 3,21% besarnya atau kurang lebih setara dengan 2.297.492 pelajar atau mahasiswa yang sudah menyalahgunakan pada tahun 2018 lalu.
 Pada kelompok pekerja sendiri penyalahgunaan Narkotika terjadi sebesar 2,1% atau sama artinya dengan 1.514.037 pada tahun 2018. Dengan adanya kekhawatiran tersebut membuat salah satu tempat tinggal di Kota Jakarta berupa rumah susun atau dikenal sebagai Apartemen berusaha untuk bekerja sama dengan BNN agar terhindar dari penyalahgunaan Narkotika oleh para penghuni yang ada. Apartemen tersebut adalah Apartemen Green Pramuka City.
Green Pramuka City merupakan salah satu hunian yang berada di jalan ahmad yani kav 49 Jakarta Pusat yang lokasinya sangat strategis. Pemberitaan mengenai Narkotika tersebut membuat apartemen Green Pramuka City berkerja sama dengan menandatangani nota kesepahaman dengan BNN dalam melakukan pencegahan dan juga pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran Gelap Narkotika dan juga Prekursor Narkotika (P4GN).  
Kegiatan ini adalah program dalam pemberantasan narkotika disekitar wilayah hunian berbentuk vertical Green Pramuka City dimana kegiatan yang dilakukan berupa penandatangan kerja sama diantara kedua belah pihak baik Direktur Utama dari Green pramuka City dan juga Irjen Pol. Drs Dunan Ismail Isja, MM sebagai Deputi pemberdayaan Masyarakat BNN. 
Selain kegiatan penandatangan yang dilakukan, disini juga menghadirkan salah satu atlet bulutangkis nasional bernama Jonatan Christie yang dimana Jonatan memiliki misi yang sama dengan Green pramuka City dalam menciptakan lingkungan yang aman dan juga nyaman bagi para penghuni terutama bersih dari barang barang narkotika. 
Kerja sama yang dilakukan bukan hanya untuk mengurangi hasil penelitian yang sudah dilakukan sebelumnya tetapi mengikuti dasar dari Peraturan presiden No 5 Tahun 2018 yang berbicara mengenai Rencana Aksi Nasional P4GN yang dimana dianggap serius oleh Negara Indonesia. Green Pramuka City pun merasa memiliki tanggung jawab yang besar sebagai pelaku industri properti di Tanah Air sehingga merasa harus bisa mendukung upaya yang diatur oleh pemerintah dalam memerangi adanya peredaran narkotika yang ada di Indonesia.  
Disini pun diharapkan penyalahgunaan dan juga peredaran narkotika yang ada di Indonesia dan tentu saja di lingkungan Apartemen dapat diberantas dan dibersihkan secara maksimal. Sehingga sebagai Apartemen yang baik Green Pramuka City bisa menjadi contoh untuk apartemen lainnya terutama apartemen yang ada di Kota Jakarta dimana lokasi ini masih terbilang banyak ditemukan kasus narkotika yang akhirnya harus terkurung di jeruji besi. 
Dengan demikian juga program yang terjadi diantara pihak apartemen dan juga BNN sudah disusun mulai dari random check setiap memasuki tower apartemen lalu melakukan pemeriksaan unit bagi beberapa oknum yang sedikit mencurigakan sesuai data yang sudah disimpan oleh BNN. Selain program tersebut pun akan diberikan edukasi tambahan mengenai bahayanya bernarkotika di lingkungan apartemen dan tentunya dilakukan secara kontinyu atau terus menerus.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar